sumber: cobadibaca.com http://www.cobadibaca.com/2013/01/cara-membuat-slide-header-di-blog.html#ixzz2yT5HaYef Under Creative Commons License: Attribution

Rabu, 26 Maret 2014

Manfaat Menghentikan Kebiasaan Buruk


Saya pernah sangat terkejut mendengar kabar sekaligus kehilangan seorang teman yang meninggal di usia muda akibat kebiasaan buruk yang pernah ia lakukan. Harusnya kita lebih terkejut lagi karena ada ribuan orang kehilangan nyawa setiap tahunnya  karena tidak dapat menghentikan kebiasaan yang tidak sehat seperti  merokok, pecandu alkohol atau menggunakan narkoba.

Anda tidak ingin menjadi salah satunya bukan? Maka segeralah mengubah tindakan yang buruk sebelum menjadi kebiasaan, karena menghentikan kebiasaan memerlukan upaya yang lebih keras. 

Sebagian orang tidak ingin segera menghentikan kebiasaan buruk karena mereka belum merasa dampak buruknya secara langsung.  Berikut ini ada beberapa alasan mengapa, atau manfaat yang diperoleh dengan meninggalkan kebiasaan buruk.

Kesehatan yang lebih baik

Perbedaan utama setelah berhenti dari kebiasaan ini adalah perbaikan di bidang kesehatan. Menghentikan kebiasaan merokok bukan berarti Anda tidak lagi mengalami penyakit atau gangguan penyakit lainnya, akan tetapi Anda sudah mengurangi resiko terhadap beberapa penyakit yang muncul akibat kebiasaan merokok. Menghindari zat-zat berbahaya seperti tembakau, alkohol atau obat terlarang menurunkan risiko serangan jantung, kanker, kerusakan hati, kerusakan otak, dan masalah kesehatan lain yang terkait.

Usia yang Lebih Panjang

Kebiasaan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menggunakan alkohol dan narkoba menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan penggunanya. Hal ini juga dapat menyebabkan kematian dini. Menurut penelitian, rata-rata orang dewasa yang merokok harapan hidupnya kurang 14 tahun daripada mereka yang tidak merokok.
Peneliti dari University of Maryland Medical Center menunjukkan bahwa penggunaan alkohol jangka panjang mengurangi harapan hidup sekitar 15 tahun. Penyalahgunaan narkoba lebih berbahaya lagi. Pecandu heroin umumnya meninggal pada usia sebelum mencapai 50 tahun. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa berhenti dari kebiasaan yang tidak sehat ini sangat membantu seseorang menjalani kehidupan yang lebih panjang – meskipun ia pernah kecanduan sebelumnya.

Bermartabat dalam keluarga dan masyarakat

Martabat seseorang dipengaruhi oleh perilaku dan kebiasaannya. Meskipun kebiasaan yang tidak sehat bersifat pribadi, namun hal itu menunjukkan pengabaian rasa tanggungjawab terhadap kesejahteraan diri sendiri dan keluarga. Jika seseorang melakukan kebiasaan yang tidak sehat, maka orang-orang di sekitar atau masyarakat akan menganggapnya sebagai pecundang yang mencoba menghibur diri sendiri. Keluarga dan atasan melihat pengguna narkoba misalnya sebagai orang tidak mampu melakukan pekerjaan. Teman-temannya juga akan mulai menarik diri. Oleh karena itu, untuk memperoleh respek dalam keluarga dan masyarakat, Anda harus berhenti kebiasaan yang tidak sehat.

Karir dan pekerjaan yang lebih baik

Orang yang sadar akan profesinya akan menjalani hidup secara terhormat dan penting untuk menjauh dari kebiasaan yang tidak sehat. Kebiasaan ini tidak hanya merusak kesehatan tetapi juga menghancurkan karir. Para pengguna narkoba tersandung dengan isu yang berhubungan dengan pekerjaan seperti sering absen, cedera, klaim asuransi kesehatan, kehilangan produktivitas, rendahnya moral karyawan, pencurian dan kecelakaan. Perusahaan biasanya mencoba menyingkirkan orang-orang yang menyalahgunakan narkoba. Itu sebabnya banyak perusahaan yang melakukan program pengujian bebas narkoba terhadap karyawan untuk memastikan bahwa mereka tidak mempekerjakan pengguna narkoba.
Oleh karena itu, jika Anda termasuk salah seorang yang masih melakukan hal di atas, segeralah berhenti.  Bukankah hidup bermartabat dalam keluarga dan masyarakat, dan karir yang lebih baik merupakan komponen yang dibutuhkan untuk menjalani hidup lebih lama dan bahagia?
image courtesy of : stsketchworks.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar