sumber: cobadibaca.com http://www.cobadibaca.com/2013/01/cara-membuat-slide-header-di-blog.html#ixzz2yT5HaYef Under Creative Commons License: Attribution

Rabu, 26 Maret 2014

Ingin Jadi Pendengar yang Baik? Ketahui Caranya


Komunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan kita. Dalam berkomunikasi kita memiliki 2 peran sekaligus, yakni pendengar dan pembicara.  Meskipun setiap hari kita terlibat dalam percakapan, kita masih perlu meningkatkan kemampuan kita dalam berkomunikasi, salah satu adalah kemampuan kita mendengar orang lain.

Apakah anda ingin menjadi pendengar yang baik bagi teman bicara Anda? Menjadi pendengar yang baik tidaklah selalu mudah. Diperlukan waktu, dedikasi, dan praktek.

Apa yang anda pikirkan saat mendengarkan seorang teman atau rekan kerja? Apakah anda memikirkan apa yang ingin anda katakan untuk segera merespon apa yang mereka ucapkan, atau apakah anda benar-benar menyimak apa yang mereka bicarakan?

Menjadi pendengar yang baik

Ketika kita terlibat dalam pembicaraan dengan oranglain, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan:

1. Lakukan kontak mata

Agar menjadi pendengar yang baik, maka penting untuk melakukan kontak mata dengan teman bicara. Kontak mata menunjukkan bahwa Anda memberi perhatian dan menyimak percakapan. Mengabaikan kontak mata dalam percakapan tatap muka berarti menunjukkan bahwa Anda tidak memberi perhatian atau tidak tertarik pada apa yang diucapkan oleh teman bicara.

2. Ajukan pertanyaan “mengapa” dan “apa”

Mengajukan pertanyaan apa dan mengapa biasanya membuat percakapan lebih alot. Menggunakan pertanyaan ini dalam percakapan yang tepat menunjukkan minat dan perhatian Anda terhadap pembicaraan orang lain. Ini juga teknik untuk memperoleh informasi lebih banyak.

3. Fokus pada pembicaraan

Bisa saja tanpa kita sadari, kita memikirkan apa yang harus kita ucapkan ketika orang lain berhenti berbicara. Hal ini tidak membuat kita menjadi pendengar yang baik. Semakin sering kita memikirkan respon terhadap ucapan orang lain, semakin banyak kita kehilangan momen untuk mendengar. Fokuslah pada apa yang ia ucapkan. Bila teman bicara meminta pendapat dari Anda, maka saatnya memberi pendapat secara hati-hati.

4. Kurangi pengalih perhatian

Kita hidup dalam masyarakat dimana pengalih perhatian atau gangguan begitu banyak. Bila Anda tidak menetapkan fokus, Anda ibarat menonton beberapa saluran televisi sekaligus.

Menjadi pendengar yang baik berarti, anda menjauhkan atau mengurangi penggunaan segala bentuk pengalih perhatian ketika berbicara dengan orang lain. Misalnya mengubah pengaturan handphone Anda menjadi silent ketika Anda sedang melakukan percakapan penting dengan rekan kerja, klien dan keluarga.

Penutup

Demikian 4 hal yang perlu kita perhatikan untuk menjadi pendengar yang baik. Ingatlah bahwa, keberhasilan dalam komunikasi merupakan kunci penting dalam keberhasilan hubungan keluarga, persahabatan, pekerjaan, dan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar