Suatu
hubungan pacaran membutuhkan sejumlah besar penyesuaian dan
pengorbanan. Penyesuaian dan pengorbanan ini harus dilakukan
bersama-sama oleh kedua pihak. Pasangan yang sama-sama mencintai,
berkomitmen dan benar-benar jujur tentang perasaan mereka satu sama
lain, akan lebih mudah melewati berbagai hambatan yang berpotensi
menyebabkan keretakan hubungan.
Setiap hubungan memiliki tantangan masing-masing. Akan tetapi,
hubungan pacaran jarak jauh atau istilah bekennya
LDR (long distance relationship)
sejauh ini lebih beresiko menghadapi berbagai masalah. Meskipun
sebagian perkembangan perangkat telekomunikasi sangat membantu kita
dalam berkomunikasi, hal itu tidak cukup membantu. Pacaran jarak jauh
tetap menyisakan sejumlah tantangan.
Beberapa hal berikut mungkin timbul, yang kerap menjadi tanda bahwa
pacaran jarak jauh Anda sedang bermasalah:
1. Perubahan Sikap Pasangan
Perubahan sikap atau perilaku pasangan merupakan tanda ada masalah dalam
pacaran jarak jauh.
Anda mungkin melihat sinyal-sinyal perubahan pada sikap pasangan baik
secara jelas maupun samar. Misalnya, cukup sering mendapati hal-hal yang
janggal dalam percakapannya, dan ketika anda mengklarifikasi, Anda
tidak mendapat jawaban yang masuk akal, atau bahkan mendapat respon yang
tidak seharusnya – seperti memilih diam dan menghindari topik.
Perubahan sikap ini juga dapat terlihat dari kurangnya antusiasme.
Ketika Anda membicarakan topik yang sebelumnya mengundang antusiasmenya,
kini ia terdengar bosan. Dan ketika Anda memberi waktu untuk mendengar
curhatnya, ia tidak tertarik. Sikap seperti ini juga makin terlihat dari
berkurangnya frekuensi perhatiannya kepada Anda. Pada awalnya Anda
memahami bahwa ia mungkin sibuk, dan Anda terus memberi perhatian, namun
mendapat respon yang minim.
Ada prinsip dalam pacaran bahwa, mereka yang saling menyayangi akan
saling mendahului dalam memberi perhatian. Akan tetapi, bila ia sangat
jarang memberi perhatian terlebih dahulu, ini jelas menjadi tanda bahwa
ada yang tidak beres dalam
hubungan jarak jauh Anda.
Cara mengatasinya, jagalah komunikasi Anda agar tetap lancar, berikan
perhatian yang semestinya. Beritahu perubahan-perubahan kecil dalam
hidup Anda yang mungkin menyebabkan perubahan kebiasaan Anda
berkomunikasi dengannya.
2. Kecemburuan
Cemburu adalah salah satu emosi yang menggerogoti dalam. Cemburu
bukanlah hal buruk, asalkan tanda ini diperlihatkan secara tepat.
Cemburu adalah naluri bahwa kita manusia harus melindungi kita dari
kehilangan orang yang kita cintai.
Dalam
pacaran jarak jauh, kecemburuan merupakan salah satu masalah yang sering timbul dan
memicu pertengkaran.
Anda maupun orang yang Anda cintai terpisah oleh jarak, sehingga rasa
curiga mudah sekali menyelinap karena keterbatasan tatap muka.
Tidak baik membuat orang yang Anda cintai cemburu. Jangan pernah
berpikir untuk mencobai seberapa dalam cintanya dengan melakukan sedikit
trik dan membuat ia cemburu. Sengaja membuat pasangan Anda cemburu
berarti Anda tidak respek terhadapnya.
Lagipula Anda tidak ingin bermuka dua dalam memperlakukan setiap orang.
Perlakukanlah mereka semestinya, baik di hadapan orang yang Anda cintai
maupun di luar pengetahuan mereka. Bila suatu situasi dalam kendali
Anda, hindarilah hal-hal yang memicu kecemburuan pasangan.
3. Sering Bertengkar
Kita semua tahu bahwa pertengkaran dan berargumen adalah hal normal dalam sebuah hubungan. Tapi pasangan yang terlalu
sering bertengkar
merupakan tanda-tanda adanya ketidakberesan dalam hubungan.
Pertengkaran yang terlalu sering menyebabkan stres dan kekhawatiran.
Tidak jarang hal ini disebabkan oleh kecemburuan.
Bila Anda bertengkar karena hal-hal yang tidak semestinya, misalnya
karena cemburu yang tidak pada tempatnya, cobalah menjelaskan duduk
persoalan. Beri waktu kepada pasangan Anda untuk mengungkapkan pendapat.
Ingatlah, bahwa Anda berargumen bukan untuk menang atas pihak lain,
tetapi untuk menyamakan perspektif dalam memandang permasalahan. Bila
kedua pihak saling mendengarkan, kemungkinan besar masalah pertengkaran
ini bisa diatasi lebih mudah.
4. Merasa Kesepian
Kesepian karena jauh dari orang yang Anda cintai merupakan situasi yang
tidak enak. Akan tetapi hal ini cukup menantang apabila kedua pihak
sama-sama hadir pada saat yang sama ketika keduanya dalam situasi ini.
Namun bila salah satu pihak sering tidak hadir pada saat pihak lain
dilanda kesepian, hal ini dapat menimbulkan masalah, cepat atau lambat.
Orang yang kesepian akan merasa sangat terabaikan apabila mereka tidak
mendapat respon yang seharusnya.
Rasa kesepian merupakan hal yang paling sering dialami oleh orang
yang berada dalam pacaran jarak jauh. Namun, bila kedua pihak saling
memahami alasan mengapa mereka harus mengalami kesepian di waktu-waktu
tertentu, atau apa yang menyebabkan salah satu pihak tidak hadir ketika
pihak lain membutuhkan, tentu hal ini tidak menjadi masalah besar.
Bila Anda kesepian, lakukan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya,
menggunakan waktu Anda untuk hobi, atau bersama teman-teman Anda.
Ceritakan kepada pasangan Anda tentang kegiatan yang Anda lakukan. Hal
ini bukan membuat diri Anda terlihat sebagai orang yang takut pacar,
tetapi untuk menjaga komunikasi dan menghindari timbulnya prasangka
buruk darinya.
5. Percakapan yang Buruk
Percakapan yang buruk dapat timbul oleh
mood yang buruk. Timing
yang tidak tepat dalam memulai percakapan, topik yang tidak menarik dan
sikap yang terlalu sensitif dapat menyebabkan suasana hati yang buruk.
Tidak jarang, percakapan yang buruk berasal dari gesekan-gesekan lain,
seperti rasa cemburu, kesal, pertengkaran sebelumnya, dan
kesalahpahaman.
Bila percakapan yang buruk cukup lama berlangsung, maka hal ini menjadi
tanda-tanda keretakan dalam hubungan. Tidak ada pasangan yang dapat
bertahan dalam komunikasi yang buruk. Kunci orang dapat terus terhubung
satu sama lain adalah komunikasi yang baik.
Anda harus
menghindari percakapan yang buruk dengan mempelajari
‘apa yang disukai pasangan Anda’. Anda harus belajar menempatkan
percakapan, dan tahu kapan bercanda dan kapan membicarakan hal serius.
6. Ketidakpastian masa depan
Hampir tidak ada di dunia ini yang pasti. Kepastian dalam hubungan
menjadi hal penting bagi pasangan dalam menjalani hubungan. Karena
pacaran jarak jauh rentan dengan perubahan sikap kedua belah pihak, maka perubahan sekecil apapun dapat menggoyahkan kepercayaan pasangan.
Pernyataan sikap atau
komitmen tentang masa depan hubungan
menjadi hal penting diantara kedua belah pihak. Hal ini dapat membuat
masing-masing lebih merasa aman dalam menjalani hubungan, disamping
komitmen ini menjadi pengingat bagi mereka untuk terus berupaya
mempertahankan komunikasi dan kedekatan.
Disamping itu, dalam
hubungan jarak jauh sangat penting agar kedua pihak sepakat kapan mereka akan kembali bersama.
So, bila hubungan jarak jauh Anda bermasalah, segera lakukan
langkah-langkah perbaikan. Anda tidak ingin kehilangan orang yang Anda
cintai bukan?