sumber: cobadibaca.com http://www.cobadibaca.com/2013/01/cara-membuat-slide-header-di-blog.html#ixzz2yT5HaYef Under Creative Commons License: Attribution

Bahaya dan Mamfaat Kopi

Dalam kehidupan Sehari -Hari

Sikecil Suka Ngompol

Ini Cara Mengatasinya .

Bahaya Mi Instant Bagi Kesehatan

Dalam Kehidupan Sehari - Hari

Mamfaat dan Khasiat Minum Teh Hangat

Dalam Kehidupan Sehari - Hari

Tampilkan postingan dengan label Gadget dan Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget dan Internet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Maret 2014

5 Alasan Mengapa Saya Perlu Traveling


5 Alasan Mengapa Perlu Bepergian (Traveling). Anda, pembaca tentu punya pengalaman bepergian, atau hidup sementara atau cukup lama di negeri asing. Mungkin ada berbagai alasan berikut manfaat yang Anda peroleh dari pengalaman tersebut. Jika demikian, bagi saya itu adalah cerita yang menarik, dan saya baru ingin memulai hal yang sama. Setelah tiba pada pemikiran ini, saya mulai menuliskan mengapa saya perlu traveling.

Saya dibesarkan di sebuah desa sekitar 2 km dari ibu kota kabupaten. Kehidupan desa seperti pada umumnya, tidak mudah menemukan banyak hal bagi usia anak sekolah, namun bisa mendapatkan substitusi dari alam yang kadang jauh lebih baik daripada buatan manusia.

Jika ingin berenang, ada beberapa kolam renang buatan alam di sekitar, meski harus secara hati-hati menggunakannya dan tentu saja luput dari pengetahuan orang tua. Ada gunung-gunung di sekitar yang tentu saja tidak tertera di peta – yang sudah berkali-kali diterobos, tanpa sepengetahuan dari orangtua. Melihat aneka-ragam kehidupan, melewati sungai dan lembah, bermandi peluh, menerobos hujan di tengah hutan gelap dan menahan lapar adalah hal yang sudah terlewat di masa kanak-kanak. Saat itu tidak ada kekuatiran, kecuali – kecarian orangtua.

Kala itu, saya tidak menemukan perpustakaan di kota, kecuali di perpustakaan sekolah yang pilihan bukunya terbatas. Pada saat duduk di bangku SMP kuberanikan tidak mengembalikan buku “100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia” karnya Michael H. Hart, dan berikut serial Winnetou - Kar May.

Di usia 17 saya meninggalkan kota kecil itu dan mencari sesuatu di kota yang lebih besar hingga sekarang di usia 30. Belum banyak yang kulihat sejak 13 tahun disini. Saya jarang bepergian jauh. Saya bukan orang yang sibuk dan terikat oleh pekerjaan. Banyak orang yang lebih sibuk di luar sana dan mereka dapat bepergian kemana saja mereka inginkan. Objek wisata di daerah ini sebagian besar sama dengan apa yang pernah kudapatkan ketika anak-anak, ditambah harus melakukan perjalanan dengan kendaraan dan melewati kemacetan, sesuatu yang tidak kusuka.

Untungnya saat ini, ada internet sebagai pengganti perpustakaan, sehingga tidak perlu sering menggunakan kendaraan untuk mendapatkan bacaan. Tetapi, sekarang saya berpikir ini tidak cukup, saya harus melihat kembali dan mengecap dunia luar lebih banyak. Ada beberapa hal yang datang ke pikiran, mengapa saya harus bepergian  ketika masih muda.

1. Traveling menambah keterikatan dengan alam

Saya tau, bahwa bepergian dengan kendaraan dan melewati kemacetan adalah hal yang saya benci. Tetapi, bagaimana saya bisa sampai disana bila tidak melewati itu semua. Saya ingin mendapat lebih banyak pengalaman dari apa yang pernah. Mungkin di usia ini saya sedikit kuatir dan penuh kehati-hatian memilih tempat wisata alam – mengingat bahwa kita harus menggunakan karunia hidup secara bijaksana. Mungkin saatnya saya harus tau, bagaimana menanam apel dan anggur yang tidak pernah saya lihat disini, atau bagaimana menunggang kuda di tengah padang luas, dan tidur di dekat api unggun di areal peternakan sambil menatap bintang.

2. Traveling memperkaya cara pandang terhadap orang lain

Hampir sepuluh tahun saya bekerja di depan monitor. Saya merasa interaksi sosial saya semakin sedikit dari tahun ke tahun. Sudah saatnya meliburkan kursi sekali-sekali. Bepergian dapat memperkaya pengalaman hidup karena bertemu dengan orang-orang yang melakukan hal yang berbeda. Berhubungan dengan lingkungan yang asing bagi kita akan mengajarkan kita pentingnya keterampilan komunikasi. Selain itu mengajarkan kita pandangan baru tentang bagaimana orang menjalankan kehidupan dengan cara yang berbeda. Ini semua akan memberi pemahaman baru bagi kita untuk memaknai kehidupan, dan bagaimana menerima perbedaan.

3. Traveling dapat memperluas horizon pendidikan

Di masa sekolah, saya senang dengan sejarah, meski hanya sedikit yang kutau tentangnya. Mengunjungi berbagai kampus di dunia sambil menulis review tentangnya mungkin hal yang sangat menarik. Saya selalu merindukan masa-masa di lingkungan sekolah meskipun  hanya mengecap sampai pendidikan tinggi dan tidak menyelesaikannya. Mengejar gelar memang bukan hal utama dalam benak saya ketika memasuki kuliah. Namun, saya sangat mencintai pendidikan, dan selalu tertarik dengan jurusan apapun yang digeluti orang lain untuk diperbincangkan.

Pendidikan virtual telah memasuki era kita, dan ini memberi kesempatan kepada lebih banyak orang untuk mendapatkan pendidikan yang mereka inginkan tanpa harus meninggalkan tempat tinggal mereka. Tetapi, jauh di lubuk hati, saya masih tetap merindukan keramaian sekolah dan kampus – para pejalan kaki dengan buku, deretan buku di perpustakaan, hingar bingar anak sekolah atau mahasiswa di halte atau di bawah pohon. Intinya, mengenyam pendidikan merupakan bagian penting dalam rentang kehidupan kita.

4. Traveling memberi kesadaran akan isu dunia

Ketika melakukan perjalanan, kita dapat menikmbati beragam pemandangan. Di tempat lain pun banyak orang hidup dalam kemiskinan, dengan cara yang mungkin berbeda dengan apa yang pernah kita lihat. Mungkin di lain tempat kita menjumpai lingkungan yang tampak sempurna dengan kehidupan komunitas yang mapan.

Dua sisi yang berbeda ini mungkin memberi waktu bagi kita untuk merenung sejenak, bahwa kita hidup di atas bola dunia yang sama. Kita menghadapi isu global yang sama sehubungan dengan pencemaran air, tanah, dan udara, perubahan iklim yang ekstrim dan  keterbatasan sumberdaya. Tanpa mencari siapa yang salah dan benar pada 2 sisi kehidupan yang bersebarangan, kita mulai menyederhanakan cara hidup dengan mengkonsumsi apa yang kita butuhkan dan berbagai kepada mereka yang kekurangan.

5. Traveling mengingatkan bahwa kita seharusnya hidup lebih lama

Semakin bertambah usia, saya semakin menyadari betapa hidup adalah karunia berharga. Kadang bertanya dalam hati, mengapa kita disini dan mengapa diri saya menjadi saya. Itu pertanyaan yang tak perlu dijawab – tak cukup kata untuk menjawabnya menurutku.

Aku senang mengamati hal-hal kecil di sekitar sebelumnya, dan sekarang pengalaman masa lalu itu memberi aku keyakinan bahwa alam membutuhkan waktu untuk bekerja menumbuhkan kebaikan untuk kita nikmati. Sebuah tongkol jagung dapat mengenyangkan dalam hitungan jam setelah saya membakarnya. Namun, alam akan melipatgandakan hasilnya, sekiranya kita memberi waktu menanam butir-butir jagung dan memelihara pertumbuhannya hingga saat panen tiba.

Mengamati hasil kerja alam seperti memberi makanan bagi rohani kita. Ada keinginan hidup lebih lama, dan mengamati karunia Pencipta lebih banyak. Itu sebabnya saya menyenangi film tentang hobit dan kehidupan yang berkenaan dengan alam. Tetapi cerita seperti ini sering harus terlibat dengan berbagai macam pengaruh dari pihak lain yang menyalahgunakan kekuasaan dan kemampuan untuk mendominasi kehidupan lain.

Kita tahu bahwa, disini kita masih tetap menjumpai dua macam sisi yang bertentangan. Baik dan buruk. Dua hal yang bisa hadir di tempat dan waktu yang sama, atau mengalahkan yang satu untuk beberapa saat dan bergantian mendominasi. Meski itu tak terhindarkan – saya ingin hidup lebih lama menikmati dan menghargai karunia kehidupan.

Akhirnya, bagi pembaca, saya juga ingin tahu, pengalaman apa yang Anda peroleh dari traveling? Silahkan berbagi di kotak komentar.

Pelajaran Moral dari EPIC 2013

EPIC adalah film animasi 3D yang mengungkapkan petualangan dunia lain yang berada di sekitar kehidupan manusia. Sama seperti produksi film animasi lainnya: ICE AGE dan RIO, EPIC bercerita tentang pertempuran antara kekuatan baik yang menjaga keseimbangan dan kehidupan alam dengan kekuatan jahat, yang ingin menghancurkannya.

Cerita EPIC dimulai ketika Mary Katherine atau dipanggil MK, berkunjung ke rumah ayahnya yang penyendiri, setelah kematian ibunya. MK bersedih dan  mencari dukungan ayahnya (Jason Sudeikis). Tapi tampaknya ia merasa  kurang beruntung memiliki seorang  ayah yang telah menghabiskan hari-harinya  melakukan penelitian aneh. Ayahnya seorang profesor yang mempelajari tanda-tanda yang ditemukan di hutan. Ia yakin ada peradaban paralel mendiami pepohonan dan bebungaan di hutan.

Mary Katherine (Amada Seyfried) sama seperti ibunya, menganggap bahwa teori adanya peradaban paralel yang mendiami hutan adalah ilusi ayahnya dan itu sangat memalukan. 
Ayahnya berkali-kali mengatakan "Hanya karena kamu belum pernah melihat sesuatu, bukan berarti itu tidak ada."

Merasa tidak mendapatkan perhatian ayahnya, MK memutuskan meninggalkan tempat tinggal ayahnya, akan tetapi anjing berkaki tiga ayahnya menggodanya untuk masuk hutan, dan petualangan baru pun dimulai.
Tapi, seperti kisah animasi bergenre fantasi lainnya – mungkin Anda ingat Horton Hears A Who, ayahnya memang benar. Hutan itu menyembunyikan tidak hanya sebuah peradaban, namun juga sebuah masalah besar sedang terjadi.

Dunia hijau yang dipimpin oleh Ratu Tara - yang didiami oleh spesies bunga dan mahluk lainnya menghadapi ancaman dari Mandrake (Christoph Waltz) yang  menyebarkan  wabah pembusukan dengan panah kematiannya.

Tapi usaha Mandrake selama ini tidak pernah benar-benar dapat  memusnahkan hutan. Setiap kali ia menyebar kematian, kekuatan Ratu Tara (Beyonce Knowles) selalu dapat menghidupkan kembali bagian hutan yang mati tersebut.

Tidak lama kemudian, Mandrake beriktiar melumpuhkan kekuatan Ratu Tara dengan mengumpulkan antek-anteknya untuk menghambat mekarnya bunga glen agar hutan berhenti bertumbuh. Dalam serangan kolosalnya, panah racun Mandrake berhasil mengenai Ratu Tara. Ratu menggunakan saat-saat sekarat untuk menarik MK ke dunia paralel mereka dan memintanya untuk menjaga bunga glen dan meneruskannya pada ratu yang baru.

MK yang terseret ke dalam kehidupan hutan tersebut berjuang  bersama para prajurit Leaf Man Ronin (Colin Farrell) yang mendedikasikan diri pada Ratu Tara. Dengan bantuan dari siput dan keong (Aziz Ansi dan Pitbull), MK dan seorang prajurit Leaf Man lainnya yang bandel bernama Nod (Josh Hutcherson), harus membantu mekarnya kuntum bunga untuk menyelamatkan kehidupan hutan.

Film ini hampir memiliki semuanya: keindahan, gaun dan pakaian peri yang dikagumi anak-anak, belum lagi orang-orangan bunga, prajurit daun, hewan lainnya yang tingkahnya mengundang gelak tawa.  Ada banyak humor, terutama dari siput dan keong dengan ambisi mereka.

Di akhir cerita, MK kembali ke kehidupan normal. Petualangannya itu telah membuktikan bahwa ayahnya benar. Tetapi bagaimana keinginannya sebelum ia kembali ke kehidupan normal dan merindukan ayahnya, mengingatkan kita kembali pada kata-kata bijak,  “...hanya karena kamu belum pernah melihat sesuatu, bukan berarti itu tidak ada."

EPIC diluncurkan Mei 2013 lalu, difilmkan berdasarkan buku The Leaf Men and The Brave Good Bugs oleh William Joyce. Bagaimana pun ini, film yang menghibur, baik untuk anak-anak dan dewasa.

Kebanyakan Facebookan Mengurangi Kebahagiaan


Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar dari kita menggunakan cukup banyak waktu untuk fesbukan.

Minimal dua kali sehari warga dunia membuka facebook. Bila tidak mengintip dinding fesbuk sepertinya ada yang kurang dalam hidup. Kalau ini terjadi pada Anda, berarti Anda sudah termasuk ketergantungan Facebook dan mungkin merasakan pengaruh buruk dari kebanyakan beraktifitas online.

Fakta ketidakbahagiaan pengguna Facebook

Sebagian besar dari pengguna facebook pernah berpikir untuk mengurangi waktu online mereka di situs jejaring sosial nomor 1 ini, mungkin karena berbagai alasan pribadi. Bila Anda belum dapat mengendalikan keinginan untuk membuka facebook setiap hari, barangkali Anda perlu tambahan data untuk memberi diri Anda sugesti yang lebih kuat untuk mengurangi aktifitas facebook Anda:
  • Lebih dari 33% pengguna Facebook melaporkan bahwa mereka tidak bahagia setelah membuka facebook.
  • Iri hati atau merasa kecil hati terhadap teman facebook merupakan alasan ketidakbahagiaan
  • Orang yang hanya melakukan browsing, membaca sana-sini tanpa berkomunikasi di Facebook pun rentan merasa tidak bahagia
  • Semakin banyak waktu Anda habiskan di Facebook semakin yakin Anda bahwa orang lain lebih bahagia dari Anda.
  • Semakin banyak teman Facebook yang tidak Anda kenal, semakin tinggi pula keyakinan Anda bahwa orang lain lebih bahagia. [psychology today]
Semakin banyak kita berinteraksi dengan tatap muka, maka semakin sedikit keyakinan bahwa orang lain lebih bahagia. Dalam hal ini, kita semakin objektif menilai sehubungan dengan kebahagiaan orang lain.
Salah satu alasan utama mengapa kita kurang bahagia adalah karena membandingkan diri kita dengan orang lain. Di Facebook, kita cenderung  membandingkan diri dengan teman, karena setiap orang dapat menjadi pengamat yang diam-diam.

Misalnya, melihat foto teman-teman yang lagi bahagia memberi kita kesan bahwa mereka selalu bahagian dan menikmati hidup yang baik. Padahal, Anda pun punya momen dimana Anda bahagia, dan sebaliknya. Namun, semakin banyak Anda melihat konten semacam itu pada saat Anda galau, semakin mudah Anda terperangkap pada perasaan tidak bahagia.

Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. (Steve Jobs)

Cara mengurangi ketergantungan Facebook

Lalu, apakah kita menyalahkan Facebook atas ketidakbahagiaan kita? Tentu saja tidak frens!
Kita hanya perlu mengendalikan diri. Kita perlu mengurangi waktu menggunakannya, dan melakukan lebih banyak pekerjaan utama yang langsung berpengaruh pada kebaikan diri kita.

Facebook telah membantu kita terhubung dengan pengguna lainnya, baik yang kita kenal maupun yang belum kita kenal. Menggunakan facebook secara bijak tentu saja memberi manfaat bagi kehidupan sosial.
Nah, bila Anda ingin mengendalikan aktivitas facebook Anda, berikut beberapa cara agar aktivitas facebook tidak merampas kebahagiaan Anda.

1.    Diet Facebook
Diet facebook benar-benar perlu Anda lakukan. Bila Anda menggunakan facebook 3 kali sehari atau bahkan seharian, kurangi frekuensi Anda. Jangan langsung berhenti, atau menonaktifkan akun Anda, karena Anda akan segera tergoda membukanya setelah teman-teman dekat Anda memberi respon terhadap kealpaan Anda di Facebook. Kurangi waktu Anda secara bertahap.
2.    Jadilah realistis
Ketika berfacebook Anda harus realistis terhadap perasaan Anda. Setiap orang punya kehidupan masing-masing. Konten facebook dapat mengaduk-aduk emosi bila Anda mengijinkan hal itu terjadi pada diri Anda.

Ketika Anda merasa kurang bahagia saat online di Facebook, ingatlah bahwa Facebook telah menjadi dunia periklanan-pribadi. Setiap orang tergoda untuk mengemukakan hal-hal positif dari hidup mereka, bahkan dramatis. Tariklah pengalaman tersebut dari diri Anda yang lebih suka mengunggah foto-foto yang dapat mempromosikan diri. Jadi, facebook hanya menampilkan sedikit dari kehidupan nyata kita.

Kendalikan diri dalam memberi respon terhadap setiap status atau komentar, karena orang dapat menjadi apa saja di dunia maya, walaupun banyak juga orang menggunakannya secara jujur.
3.    Saatnya lebih banyak me-Like Orang, Alam, Hewan, dan apapun di dunia nyata ketimbang Facebook
Salah satu fitur ampuh yang menarik orang tetap terhubung dalam Facebook adalah Like atau Suka. Kita cenderung menyukai konten teman yang kita sukai. Fitur ini membuat pengguna mendapat lebih banyak rasa nyaman dan merasa dihargai saat semakin banyak like yang mereka dapatkan.

Kadang-kadang ada orang yang menjadi kolektor Like, dengan membuat status atau konten yang menggugah banyak orang dan meninggalkannya begitu saja, tanpa merespon komentar orang lain, seolah-olah dia segera offline karena kesibukan di dunia luar. Padahal, ia cukup banyak menghabiskan waktu menyiapkan konten untuk mendulang jempol pada kesempatan berikutnya.

Bila Anda merasa waktu Anda percuma beraktifitas di Facebook, sudah saatnya kita lebih banyak menyukai orang, alam, hewan, dan hal-hal lainnya di dunia nyata ketimbang di Facebook. Lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman di dunia nyata, menikmati alam sekitar, bermain dengan binatang peliharaan, atau menyukai aktifitas real lainnya. Fokuslah terhadap tujuan utama Anda.

Cara Mengenali Situs Online Fashion Terpercaya

Bagi sebagian pria, berbelanja produk fashion secara konvensional sepertinya satu hal yang perlu diagendakan. Anda mungkin tidak melakukannya bila tidak benar-benar terpaksa, atau jika seseorang bersedia menemani. Secara pribadi, bagi saya itu pekerjaan yang membosankan.

Untungnya, perkembangan teknologi internet memudahkan banyak hal bagi kita. Diantaranya, dapat belanja beragam produk secara online. Anda tidak perlu keluar rumah, tidak perlu mengalami macet, mengeluarkan sejumlah biaya lain untuk mendapatkan barang yang Anda inginkan. Hanya perlu belanja beberapa menit di depan monitor atau lewat gadget, barang akan tiba di tempat beberapa hari kemudian. 

Akan tetapi, apakah belanja online sesederhana itu? Ya, harusnya sesederhana itu, bila kita mengenali situs online terpercaya, semisal Zalora Indonesia – pusat fashion online.

Pengalaman kita dan orang lain, serta apa yang kita tahu sehubungan dengan penggunaan internet tentu saja mempengaruhi kepercayaan kita dalam berbelanja secara online. Tidak dapat disangkal, beberapa tahun lalu sangat banyak kasus fraud di bidang e-commerce di Indonesia. Dan itu menjadi pengalaman buruk yang menjatuhkan kepercayaan terhadap jual-beli online di tanah air.

Namun, seiring dengan peningkatan kesadaran kita akan penggunaan internet secara sehat, dibarengi dengan semakin banyaknya perusahaan terpercaya yang menggunakan situs online sebagai saluran pemasaran maka tingkat kepercayaan masyarakat untuk berbelanja online pun semakin meningkat. Sebagaimana hasil survei Kemkominfo, bahwa jumlah transaksi e-commerce di Indonesia pada tahun 2012 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2011.

Lalu, diantara banyaknya situs e-commerce yang kita jumpai, bagaimana mengidentifikasi situs terpercaya? Beberapa poin berikut ini dapat menjadi pertimbangan Anda:
   

1. Perhatikan Pengelolaan dan Tampilan Web

Kesan pada pandangan pertama merupakan perhatian penting bagi bisnis. Bisnis yang serius tentu saja memerhatikan setiap aspek fungsi dan kualitas layanan mereka. Tampilan website yang memerhatikan estetika – pemilihan warna, kualitas gambar, mudah diakses dan dimengerti, dinavigasi dengan baik tentu saja menjadi hal pertama yang meningkatkan pengalaman pengunjung.

Kita tahu bahwa dewasa ini, memiliki sebuah website mudah saja dilakukan oleh siapapun, baik itu website gratis maupun berbayar. Akan tetapi, menjadi bisnis online terpercaya tidak hanya sekedar memiliki website. Mereka memiliki konsistensi layanan dan mengeluarkan sejumlah biaya dan upaya membangun identitas dan brand perusahaan yang tidak diperoleh secara instant.

2  Perhatikan informasi perusahaan

Saat kita tiba di laman sebuah situs e-commerce, dan menemukan produk yang menarik, maka  hal kedua yang terpikir oleh kita adalah siapa yang menjalankan bisnis ini? Apakah aman bertransaksi disini? Apakah produknya asli atau memenuhi spesifikasi? Bagaimana cara pengirimannya? Apakah ada garansi? Apakah kerahasiaan data saya terjamin? Singkatnya, kita ingin tahu: apakah bisnis oline tersebut terpercaya atau tidak.

Informasi semacam itu dapat kita lihat dari laman-laman khusus di suatu situs. Dalam hal ini, Tipsmu-tipsku merujuk beberapa laman yang tercantum di situs fashion online Zalora Indonesia, yaitu:
  • Tentang kami (About Us). Informasi ini memuat profil pelaku bisnis atau perusahaan, siapa saja tim dan jaringannya, apa filosofinya, dsb. 
  • Kemanan dan Kebijakan Privasi (Security & Privacy Policy). Disini dijelaskan bagaimana mereka menangani data pelanggan/pengguna, apakah ada jaminan keamanan terhadap data-data tersebut? Juga menginformasikan persyaratan dan ketentuan yang berlaku mengenai semua produk dan layanan mereka.
  • Ketentuan Pembayaran dan Pengiriman (Payment and Shipping Policy). Perhatikan bagaimana cara pembayaran dan ketentuan pengiriman. Apakah mereka menyediakan layanan pengiriman di kota Anda? Bagaimana tarifnya?
  • Ketentuan Kebijakan Pengembalian (Return & Refund Policy). Bila produk yang Anda beli tidak memenuhi spesifikasi atau harapan Anda, apakah barang tersebut dapat di kembalikan? Berapa lama waktu pengembaliannya? Apakah perusahaan juga menjamin uang kembali?
  • Alamat dan Kontak (Contact). Perhatikan apakah perusahaan memiliki alamat dan kontak yang jelas, baik itu email dan nomor telepon perusahaan. Anda dapat melakukan pencarian alamat lewat penelusuran Google Map atau Yellowpages Indonesia.
  • FAQs adalah informasi yang mencantumkan hal-hal yang sering ditanyakan sehubungan dengan layanan atau produk. Kini, banyak situs online menyediakan fitur chat, sehingga memudahkan pengguna/pelanggan berkomunikasi langsung dengan mereka.

3. Cari referensi pengalaman pengguna pada situs yang sama

Penting sekali mengetahui bagaimana pengalaman orang lain menggunakan layanan suatu situs bisnis online. Di bisnis offline mungkin kita sering mendengar ungkapan “Anda puas, beritahu teman”. Di dunia online hal ini juga berlaku. Pengalaman baik dan buruk menggunakan suatu layanan sering kita temukan di rimba internet. Bagaimana pun, celoteh keseharian kita sering terarsip di internet, mungkin itu di jejaring sosial atau di forum-forum.

Tetapi, Anda pun perlu menggunakan kehati-hatian dalam menyerap informasi. Bagaimana mengenali testimonial dan informasi lainnya, alami atau dibuat-buat? Ini tergantung pada daya pengamatan Anda.

Demikian 3 poin utama yang dapat disajikan Tipsmu-Tipsku bagi Anda yang mempertimbangkan belanja online di internet. Informasi singkat ini tentu tidak sepenuhnya menjamin pengalaman Anda akan aman bertransaksi. Prinsip kehati-hatian dalam memberikan informasi pribadi dan keuangan tentu menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh Anda abaikan.